sentiment.co.id – Putri sulung Pakubuwono XIII, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, tegas: keluarga inti sepakat lanjutkan amanah ayahnya lantik KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra ing Mataram sebagai raja baru. “Sinuhun sudah tunjuk dan lantik putra mahkota, kami wajib jumenengkan,” ujarnya usai dampingi Sultan Hamengkubuwono X melayat Rabu (5/11/2025). Penolakan di luar keluarga inti dianggap langgar adat.
Kronologi Suksesi: Amanah PB XIII Sejak 2022
Pakubuwono XIII wafat Minggu (2/11/2025) usia 77 tahun, jenazah dimakamkan Imogiri Yogyakarta hari ini. Sejak 2022, ia nobatkan putranya dari GKR Pradapaningsih, Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko (gelar KGPH Purbaya/KGPAA Hamangkunegoro), sebagai penerus tahta dalam upacara Tingalan Dalem ke-18. Pemakaman di Imogiri, Sultan Jogja harap suksesi lancar.
Respons Timoer: Bukan Ranah Luar Keluarga
Timoer: “Kami putra-putrinya sepakat jalanin amanah Sinuhun. Selain keluarga inti, bukan ranahnya tentukan raja.” Penolakan berarti langgar adat. Ia tak sebut jadwal pelantikan: “Nanti tunggu.” Sultan HB X: “Harap suksesi damai, jaga tradisi.”
Dampak: Jaga Stabilitas Keraton dan Adat Jawa
Keputusan ini soroti kelanjutan dinasti Mataram Islam. Publik: “Bagus sepakat inti, cegah konflik!” Reformasi suksesi desak hormati wasiat, tingkatkan peran pemuda seperti Hamangkunegoro (21 tahun saat ditunjuk). Keraton Surakarta tetap simbol budaya Jawa.
Komentar